Merasa Paling mengerti

Thursday, May 1st 2014. | Komunikasi

Ketika kita sedang ngomong, tiba-tiba ada seorang teman yang memotong pembicaraan kita, dia memberikan argumentasi dari sudut pandang dia sendiri yang kadang-kadang tidak masuk akal bagi akal kita, dia jelaskan ini dan itu. Pernah mengalami hal seperti itu bukan ?

Memotong pembicaraan orang lain

Lantas kita berfikir, “Ini Orang sok tahu banget”
Memotong pembicaraan orang lalu kemudian desertai penjelasan yang hanya bersumber dari satu pemikiran justru akan memunculkan kesan “Sok tahu”, atau menempel image bahwa orang tersebut “Merasa paling mengerti”, paling pinter dan seterusnya… Dan itu adalah salah satu praktek komunikasi yang buruk, oleh karenanya menahan diri untuk tidak terpancing mengomentari lawan bicara apalagi memotong pembicaraan adalah solusi tepat. Tunggu sampai dia meminta pendapat barulah kita bicara dan tanggapi. Kalaupun harus memotong, jangan┬ásering melakukannya kecuali jika profesi anda adalah seorang host televisi atau radio karena memang ada jeda iklan yang mengharuskan anda untuk memotong pembicaraan kawan bicara hehe.

Saya akan Bagikan Info Bisnis Pada Anda, Mau ?

Dapatkan info Tentang Bisnis Secara GRATIS lansung dikirim Ke Email Anda, Isi Data Dengan Benar.



Rating Post
  • Vote Rating
5.0
User Rating 5 (1 vote)
Sending
tags: